skip to main | skip to sidebar

Sekedar menuangkan isi hati

  • Home
  • About riani
  • Contact Riani

Contact Riani

Posted by Riani herliana in Sabtu, 18 September 2010

Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):
READ MORE - Contact Riani
0 komentar

Gubahan untuk Ayesha

Posted by Riani herliana in Jumat, 17 September 2010
Kiriman: romeo montague
Mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti tentang maksud hatimu duhai ayesha…
Mungkin juga aku tak sengaja telah menyakitimu duhai kekasih…
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu benar benar padaku dengan sepenuhnya
sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ini jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku
tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ini menjadi bebanku, menjadi ingatan setiap pagi dan petang
Ayesha….
aku tak peduli
meski hujan menghambat jalanku untuk memilikimu
aku tau mencintaimu adalah tak pasti.
Ayesha fahamilah keadaanku saat ini…
yang merindukan canda tawa darimu..
yang merintih karena ingat padamu…
yang mencoba merangkai awan sebagai duta dari perasaanku ini,
namun apakah engkau akan mau dan mnegerti?????????????????????
READ MORE - Gubahan untuk Ayesha
1 komentar
under: sastra

About Riani

Posted by Riani herliana
 Wanita muslimah yang berusaha untuk menjadi istri yang baik ( sholehah) untuk suamiku dan anak anaku kelak dengan mencontoh Sayyidatuna Khadijah Al-Kubro dan 'Aisyah Radhiallahu 'anha.


           Best regards

Riani Herliana

     Jakarta -  Indonesia
READ MORE - About Riani
1 komentar
under: About Riani

Ketika pak Ustadz jatuh cinta

Posted by Riani herliana
 Kiriman : Romeo montague

Kala hatinya berbunga mekar
Ada nyanyian lirih disana
Kumandangkan senandung kasih
Tentang Yusuf dan zulaika
Tentang Rama dan sinta
Tentang ratih dan Kamajaya
Ayesha……………
Dimatanya
Kaulah permata
Lahirkan semburat cahaya, laksana bintang
Ditelinganya,
Kaulah buluh perindu
Lahirkan getar irama, penuh kedamaian
Di hatinya,
Kaulah sumber keindahan
Lahirkan benih-benih kasih
Yang tumbuh laksana kembang
Biaskan aroma kesejukan
Telah kau peragakan dengan manja
Kelembutan hati dan pesona jiwa
Hingga membuatnya mabuk tanpa terasa
Ayesha,……………..
Ijinkan dia terbang d langit sana,
ada bintang yg redup, tertutup mega hitam
Bila kau inginkan, akan dia sibak mega hitam
Akan dia petik setangkai bintang untukmu,
Sbg bukti kasihnya
Sbg bukti, kebahagiaannya
Ayesha,……………
Telah kau ukir senyum di bibirnya
Yg senantiasa merekah kala teringat dirimu
Tak terpejam matanya seakan kau ada di pelupuk matanya
Seakan menari-nari
Seakan kau tuangkan
Secangkir madu nirwana di hadapanya
Begitulah
Ayesha,……………..
Ketika kulihat Pak ustadz jatuh cinta…
READ MORE - Ketika pak Ustadz jatuh cinta
0 komentar
under: sastra

Kisahku

Posted by Riani herliana
Dengarkan kisahku… .
Dengarkan,
tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:
karena belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..
Jika kita mencintai,
cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
Jika kita bergembira,
kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.
Jika kita menderita,kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.
Jangan kau anggap bahwa cinta itu datang karena pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa,
dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran,
yang terbuka namun rahasia;
ia hanya dapat difahami melalui cinta,
hanya dapat disentuh dengan kebaikan;
dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap.
Semalam
Semalam aku sendirian di dunia ini,
kekasih; dan kesendirianku…
sebengis kematian…
Semalam diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…,
Di dalam fikiran malam.
Hari ini…
aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari.
Dan, ia berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilas pandang,
sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman untukmu kekasih pujaan
READ MORE - Kisahku
1 komentar
under: sastra

Waktu Indonesia Barat

Category

  • About Riani (1)
  • sastra (3)

ShoutMix chat widget

Arsip Blog

  • ▼  2010 (5)
    • ▼  September (5)
      • Contact Riani
      • Gubahan untuk Ayesha
      • About Riani
      • Ketika pak Ustadz jatuh cinta
      • Kisahku
 

Pengikut